Senin, 28 Mei 2012

Solusi Sehat - Kenapa Pentiing Menjaga Kesehatan ???????

Sebagai Profesional tentunya banyak perencanaan dan target yang telah kita, untuk mencapainya kita terus meningkatkan diri kita baik dalam skill, karakter, relationship dan berbagai aspek lainnya dalam kehidupan kita. Tetapi sungguh ironisnya pada saat kita sibuk dengan target dan rencana kita tetapi kesehatan anda tidak mendukung bahkan menghambat efektifitas anda untuk meraih semua rencana dan impian kita. Pada saat itulah kita menyadari bahwa kesehatan adalah anugerah yang diberikan Tuhan yang sangat penting, berharga dan harus kita jaga. Oleh karena itu kita perlu menjaganya dengan cara dan gaya hidup yang benar, seperti kata orang bijak \"sedia payung sebelum hujan, mencegah lebih baik daripada mengobati\". semoga TIPS berikut dapat membantu Anda untuk membangun gaya hidup sehat setiap hari.

Health Life style :
1.Makanan
Makan adalah kebiasaan yang kita lakukan setiap hari, dengan makan kita mendapatkan energy dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, tetapi masalahnya bukan soal banyak atau enaknya makanan yang kita konsumsi, tetapi apakah makanan itu cukup bergizi dan aman bagi kesehatan kita. Terlalu banyak makan dapat meningkatkan kadar gula dalam darah yang akhirnya menimbulkan penyakit kencing manis yang sangat berbahaya. Oleh karena itu sangat penting untuk memperhatikan kandungan dan takaran gizi makanan yang akan kita makan, asupan multivitamin dan suplemen yang cukup juga dapat menjadi pendukung untuk menjaga kesehatan anda.

2.Istirahat/ Tidur
Banyak para profesional kekurangan tidur karena tuntutan pekerjaan, terlalu sibuk dan jadwal pekerjaan yang padat sehingga mengakibatkan berkurang dan minimnya waktu istirahat. Padahal Waktu tidur yang dibutuhkan manusia normal pada umumnya adalah 8 jam sehari. Istirahat yang cukup dapat mempertahankan kondisi tubuh agar tetap bugar dan sehat. Jika kurang tidur/istirahat akan membuat mengganggu Kemampuan tubuh menggunakan insulin sehingga memicu diabetes. Selain itu kurang tidur juga dapat menyebabkan hipertensi dan masalah kardiovaskular. Sehingga ciri-ciri yang sering terjadi badan terasa capek dan pegal ( selain dengan istirahat yang cukup juga bisa dibantu dengan pijat / massage theraphy, untuk melancarkan peredaran darah.

3.Psikologi
Dalam kondisi sulit saat ini pastilah yang namanya STRES banyak dialami oleh masyarakat. Baik itu stress karena mengahadapi pekerjaan sehari-hari ataupun karena sulitnya menghadapi hidup yang semakin sulit. Stres sendiri-pun jika tidak lekas ditangani bisa berakibat fatal dan mengganggu kesehatan khususnya kesehatan jiwa yang kelama-lamaan juga mengganggu kesehatan fisik. Hati yang gembira adalah obat yang manjur untuk kesehatan anda, jadi bila anda punya masalah ada baiknya anda bicarakan dengan orang lain yang dekat dengan anda atau Luangkan waktu anda untuk sesuatu yang menyenangkan bagi diri anda sendiri dan jangan sekali-kali lari ke minuman keras dan narkoba.

4.Olahraga
Sudah pasti jika olahraga yang kita lakukan dengan baik dan benar dalam porsi dan prosedur latihan yang pas, akan membawa hasil postif bagi kesehatan fisik juga psikis bagi kita. Sesuai dengan anjuran para ahli, terlalu jarang bergerak tidak akan membuat tubuh kita merasa segar dan ini bisa berakibat pada labilnya keadaan struktur tulang. Jika demikian, ada kemungkinan tulang akan tumbuh tidak kuat. Mudah lemas dan kekuatan otot pun kurang maksimal. Akan berbeda keadaannya jika kita rajin berolahraga. Dengan aktivitas itu, secara perlahan tubuh kita akan memperbaiki keadaan strukturnya.Mulai dari otot-otot yang terjaga elastisitas dan kekuatannya, kondisi tulang yang kuat dan tidak mudah patah, serta metabolisme tubuh yang terus berkembang dan terjaga dengan baik

Tips Cara Belajar Efektif Untuk Menghadapi Ujian

Setelah beberapa waktu lalu saya memberikan tips cara belajar yang baik, untuk kali ini saya juga akan memberikan tips cara belajar efektif untuk menghadapi ujian, karena saat ini teman-teman yang kita ataupun anak-anak kita yang sedang duduk dibangku sekolah sedang melaksanakan Ujian Sekolah dan dilanjutkan Ujian Nasional.

 

 

1.Buat Suasana yang nyaman ( kondusif )
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain. Hal ini mengingat bahwa masing-masing anak memiliki gaya belajar sendiri-sendiri, sesuaikan dengan diri anda.

2. Pilih Waktu Belajar yang Tepat
Waktu belajar yang paling pas adalah pada saat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar yang sama. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah. Jangan dibiasakan belajar dengan SKS (sistem  kebut semalam):D karena ini tidak memberikan manfaat tapi malah membuat kita lelah.

3. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari
Jika kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara belajar ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis. Hal ini perlu dikembangkan karena selain melatih kita untuk berfikir kritis juga akan lebih mengingat dan memahami materi yang baru saja kita pelajari.

4. Mencatat Pokok-Pokok Pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian. Atau kata lain membuat rangkuman materi yang kita pelajar. Bisa juga membuat peta konsep, karena ini akan menambah daya ingat kita akan materi pelajaran.

5. Membaca Adalah Kunci Belajar
Ingat pepatah lama mengatakan, buku adalah jendela dunia. Akan tetapi jika tidak dibaca hal ini juga sama saja, tidak ada artinya. Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.

6. Belajar Itu Memahami Bukan Sekedar Menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.
7. Hapalkan Kata-Kata Kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

8. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara belajar ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.

9. Latih Sendiri Kemampuan Kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.

10. Sediakan Waktu Untuk Istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.
Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.
Yang terakhir adalah persiapkan mental (psikis) kalian, jika materi sudah anda kuasai tanpa didukung dengan mental (psikis) yang baik maka hal itu akan mengurangi kesiapan kita dalam menghadapi ujian. Tidak sedikit yang mengalami demam panggung (grogi, kurang pd) pada saat ujian, hal ini akan membuat konsentrasi kita terpecah dan materi pelajaran yang semula kita kuasa akan lupa pada saat ujian. Anggap ujian itu seperti ulangan harian saja, tidak usah takut, optimis kalau kita bisa.

Cara Belajar Efektif

 Bagaimana sih kita menemukan metode yang efektif dalam proses belajar, terkhusus para siswa dan pelajar seringkali menemukan kendala dalam proses belajar efektif dan efisien. Semua pasti merasa yang namanya belajar itu identik dengan Beban! atau kewajiban! coba dech ubah pola pikir dulu, atau simplenya gini !kita belajar karena kita suka! atau kita belajar karena kita tau itu penting buat masa depan kita nanti! dimana sesorang yang berilmu itu akan mendapatkan penghargaan dan kehidupan yang layak! kalo pola pikir kita sudah berubah pasti Cara Belajar Efektif akan terlaksana dengan mudah.

Selanjutnya sedikit masukan berharga dalam mempersiapkan diri guna mendapatkan cara belajar efektif dan efisien :


1. Belajar Bersama Metode ini seringkali di katakan metode yang paling efektif karena dalam suasana belajar berkelompok yang cukup santai otak menjadi lebih rileks menerima ilmu - ilmu yang akan di serap. Selain itu hal - hal yang belum di ketahui akan lebih mudah di selesaikan dengan bekerja sama.

2. Buatlah Intisari Dari Setiap Pelajaran Buatlah rangkuman atau ringkasan dari setiap pelajaran yang anda dapatkan baik di sekolah maupun di tempat lain atau lewat belajar bersama diatas. hal ini akan lebih efisien mengingat intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang ini akan menjadi Kata-kata kunci yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.

3. Disiplin Dalam Belajar Kedisiplinan memang perlu diterapkan dalam belajar, seperti disiplin waktu dan disiplin dalam berkonsentrasi pada pelajaran. Dengan adaya sifat disiplin dalam diri Anda, dapat dipastikan pelajaran yang Anda lakukan dapat efektif dan efisien.

4. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya.

5. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.

Terakhir segiat - giatnya kita belajar tapi jangan lupa untuk istirahat. Orang - orang sukses seperti steve jobs yang menjadi pintar karena mereka mempunyai metode - metode belajar efektif tersendiri, so ciptakan sendiri suasana belajar kondusif yang menurut mu bisa menjadi cara belajar efektif dan efisien.
Related Posts Plugin for 
WordPress, Blogger...

5 Tips Utama Untuk Menjadi Pakar Cinta

pakar-cinta


Anda sebenarnya boleh menjadi seorang Pakar Cinta. Semua orang! Tidak ada yang terkecuali. Malah anda juga boleh menggantikan kami di Tentang Cinta! 

1. Banyakkan membaca
Anda perlu banyak membaca. Baca sebanyak mungkin buku, artikel atau ebook berkenaan perhubungan dan percintaan. Dapatkan segala ilmu-ilmu yang perlu anda tahu dalam bab bercinta ini.
2. Mendengar masalah
Daripada masalah orang, anda akan belajar masalah-masalah yang sering dihadapi orang lain. Daripada situ anda akan dapat memahami corak masalah yang berlaku dalam percintaan dan anda akan dapat selesaikannya daripada ilmu yang anda peroleh dari hasil pembacaan anda tadi.
3. Pelajari daripada orang lain
Anda juga boleh ikuti seminar-seminar dalam membentuk perhubungan atau percintaan yang sering diadakan di sekeliling anda. Atau pun anda boleh belajar daripada pengalaman rakan-rakan anda dalam menyelesaikan masalah mereka dalam percintaan. Forum Tentang Cinta merupakan platform mudah untuk anda pelajari daripada orang lain.

4. Fahami pasangan anda
Fahami sikap dan perbezaan pasangan anda. Pasangan anda merupakan pelengkap hidup anda. Dengan memahami perbezaan sifat lelaki dan perempuan, anda akan lebih mudah untuk tackle sebarang masalah dalam perhubungan. Bukan itu saja, mereka juga akan nampak anda seorang yang sangat memahami.
5. Pengalaman
Memang tidak dapat dinafikan lagi. Pengalaman merupakan guru yang terbaik untuk anda. Daripada pengalaman itulah yang akan membuatkan anda menjadi lebih matang dan bersedia untuk menjadi seorang Pakar Cinta. Pastikan anda mempelajari sesuatu daripada ‘guru’ pengalaman anda. Kalau tak, rugi!
Adakah anda mempunyai tips-tips lain untuk menjadi seorang Pakar Cinta? Kongsikan bersama kami di sini dalam ruangan komen di bawah. ;)

Segala Hal Yang Wajib Diketahui Dalam Persahabatan

“Persahabatan seperti layaknya kencing di celana. Tak ada orang lain yang tahu, tetapi hanya kamu yang bisa merasakan kehangatannya.”
Beberapa orang terkadang bertanya-tanya, berapa banyak teman yang kita butuhkan dalam hidup kita? Kenyataannya, sebagian orang justru merasa nyaman berteman dengan hanya segelintir orang, namun dengan pertemanan yang intens, daripada berteman dengan banyak orang tetapi kesulitan menemukan – bahkan – seorang sahabat di antaranya.
Apakah Arti Sahabat?
Sahabat berbeda dengan teman. Kita bisa saja memiliki segudang teman, baik itu teman semasa kecil, teman sekolah, teman kuliah, teman kerja, atau teman yang kita di Facebook atau Twitter, tapi kecil kemungkinannya teman-teman yang kita miliki merupakan sahabat kita. Percaya atau tidak, dari banyak teman yang kita punya, mungkin hanya ada sedikit saja yang bisa kita sebut sahabat, yang bisa kita andalkan untuk berbagi tawa dan air mata.
Lantas, apakah arti sahabat yang sebenarnya? Filsuf Yunani terkenal, Aristoteles, berpendapat, “What is a friend? A single soul in two bodies.” Pernahkah sahabatmu mengerti apa yang kamu maksud hanya dengan melihat ekspresi wajahmu atau gerak tanganmu semata? Atau mungkin, sahabatmu bisa mengucapkan kalimat sama persis seperti yang kamu pikirkan? Unik, bukan? Begitulah sahabat. Dengan ajaibnya ia bisa memahami kita tanpa kita perlu mengatakannya, seolah-olah ia bagian dari diri kita.
Lain halnya dengan Ralph Waldo Emerson, seorang sastrawan Amerika. Menurutnya, “A friend is a person with whom I may be sincere. Before him I may think aloud.” Ketika kita bersama sahabat, kita tidak akan malu untuk menjadi diri sendiri. Dengannya kita merasa nyaman melakukan hal-hal yang bagi sebagian besar orang lain dianggap aneh dan abnormal. Kita tidak segan bernyanyi keras dengan suara cempreng kita, atau kita santai-santai saja mengupil atau kentut di hadapannya (dan dia tidak marah ketika kita melakukannya). Tentu kita akan berpikir dua bahkan tiga kali sebelum melakukan hal-hal memalukan di atas di depan orang lain.
Menemukan Sahabat Sejati
Bagaimana kita tahu bahwa kita telah menemukan sahabat sejati kita? Tentu kita tidak akan begitu saja menemukan orang itu. Kita tidak akan melihat cap bertuliskan “Sahabat Sejati” di dahinya ketika kita bertemu dengannya. Tidak ada pula pedoman khusus atau tata cara menemukan sahabat sejati. Ia hanya bisa ditemukan dengan hati. Maksudnya?
Tanyakan pada dirimu sendiri, bagaimana perasaanmu ketika bersama teman-temanmu. Mana yang membuatmu merasa nyaman? Mana yang akan kamu hubungi lebih dulu jika kamu butuh bantuan? Mana yang lebih kamu pilih untuk diajak jalan-jalan? Mana yang akan kamu bagi rahasiamu tanpa perlu merasa malu karenanya? Mana yang lebih dulu menyambutmu ketika kamu bersedih? Mana yang rela menemanimu dalam hujan hanya sekedar untuk membuatmu merasa lebih baik setelah patah hati? Tak diragukan lagi, orang yang kamu pikirkan ketika kamu menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas tak lain adalah sahabatmu.
Sudahkah Kamu Menjadi Sahabat yang Baik?
Pernahkah kamu berpikir, sudahkah kamu menjadi sahabat yang baik bagi sahabatmu? Sahabatmu merupakan orang pertama yang kamu tuju ketika kamu memiliki masalah dan ia selalu membuatmu merasa lebih baik. Bila sahabatmu datang padamu ketika ia bersedih, apakah kamu akan menyambutnya dengan tangan terbuka? Atau apakah kamu hanya senang bersamanya ketika ia mentraktirmu makan?

Banyak hal bisa dilakukan untuk menunjukkan perhatian kita pada sahabat, misalnya saja:
  • Meluangkan waktu untuknya
    Oke, kamu sibuk. Ia pun sibuk. Namun bukan berarti hubungan kalian mandek di situ, bukan? Tunjukkan perhatianmu dengan cara mengirimnya SMS atau pesan di Facebook hanya sekedar untuk menyapanya. Jangan hanya menghubunginya ketika kamu membutuhkannya dan melupakannya begitu saja jika tidak ada yang bisa ia lakukan buatmu.
  • Mendukungnya
    Ada kalanya sahabatmu akan mengambil keputusan atau melakukan sesuatu yang akan merubah hidupnya. Selama hal itu baik untuknya, kamu bisa menunjukkan dukunganmu dengan terus memberinya semangat. Sebaliknya, ingatkan dia bila apa yang akan ia lakukan akan berdampak buruk baginya.
  • Selalu ada untuknya dalam susah dan senang
    Memang membosankan mendengarkan keluhan, tapi sebagai sahabat yang baik, sudah seharusnya kamu ada untuknya, terlebih dalam saat-saat di mana ia paling membutuhkanmu. Hibur dia dan buat dia tertawa kembali.
  • Bisa menyimpan rahasia
    Antar sahabat pasti akan saling bertukar rahasia. Sahabat yang baik tentu bisa menjaga rahasia sahabatnya dan bukannya ‘ember’ membeberkan hal pribadi sahabatnya ke orang lain.
  • Menerimanya apa adanya
    Mungkin kamu berpikir, kebiasaan leletnya sudah melebihi batas kesabaranmu. Sebal memang selalu menunggunya tiap kali kalian janjian pergi ke suatu tempat. Apa boleh dikata, kebiasaan buruknya ini sudah mendarah daging dan sulit dihilangkan. Coba ingat baik-baik, apakah ia lebih banyak membuatmu jengkel daripada membuatmu senang? Apakah hanya karena kebiasaan buruknya ini kamu akan menghapusnya dari daftar sahabatmu? Sahabat yang baik tentu bisa memahami dan menerima sahabatnya apa adanya.
  • Jangan biarkan pertengkaran berlarut-larut
    Jika kamu bersalah pada sahabatmu, berbesar hati dan minta maaflah padanya. Sebaliknya, jika sahabatmu datang untuk meminta maaf dengan tulus, maafkan dia dan lupakan apa yang pernah terjadi.
  • Bersahabat dengan tulus
    Alih-alih memikirkan apa yang telah kamu dapat dari persahabatanmu dengannya, atau apa yang telah kamu perbuat untuknya dan apa yang belum ia perbuat buatmu, cobalah untuk lebih tulus bersahabat dengannya. Jangan memikirkan siapa yang lebih memberi dalam persahabatan, namun pikirkan apa yang bisa kamu lakukan untuk membuat persahabatan itu tetap ada.
Berterimakasihlah Ketika Sahabat itu Ada
Oprah Winfrey pernah berkata, “Banyak orang ingin bepergian denganmu dalam sebuah limosin yang nyaman. Namun, yang kamu inginkan hanya seseorang yang mau bepergian dengan bus bersamamu ketika limosin itu rusak.”
Sebagian besar orang berpendapat sulit rasanya menemukan teman sejati ketika kita bergelimpangan uang dan kesuksesan karena apa yang mereka inginkan dari kita mungkin bukanlah sebuah persahabatan sejati. Agaknya memang tidak mudah untuk menemukan seseorang yang bisa menerima kita apa adanya, dengan segala kelebihan dan kekurangan kita. Ketika kita berhasil menemukan seseorang yang dengannya kita bisa berbagi segala hal – tidak hanya kebahagiaan, tapi juga kesedihan – sepatutnya kita bersyukur karena kita telah menemukan seorang sahabat.

Senin, 21 Mei 2012

UNEG-UNEG TENTANG PERSAHABATAN

Persahabatan sangat diperlukan dalam hidup,Karena tanpa sahabat hidup terasa hambarWalaupun kita memiliki kekayaan dan kemasyuran(Aristoteles)


Lelaki tua itu bercerita….Saya hanya manggut-manggut mendengarnya. Tak enak menyelanya. Mencoba untuk mendengar dengan seksama pelajaran dan pengalaman dari masa lalu. Seperti biasanya, masa lalu memang memunculkan romantika. Mendengarnya, merangsang pikiran untuk melayang ke dunia lampau.

Lelaki tua itu, begitu antusias menceritakan karir perjuangannya di masa muda. Masa dimana perjuangan fisik masih menjadi bagian dalam kehidupan kesehariannya. Berjuang mengokang senjata. Bau-membahu mengusir penjajah dari bumi pertiwi. Lelaki tua itu, adalah bagian dari ratusan, bahkan ribuan pejuang yang dulu pernah merasakan peperangan demi sebuah kata, KEMERDEKAAN.

Namun, masa itu telah berlalu. Tubuhnya kini telah renta dimakan usia, kulit telah keriput, suara tak lagi lantang, gerak tak lagi gesit. Teman-teman seperjuangan dulu banyak yang telah meninggal dunia. Lelaki tua itu, kini hidup dalam kesendirian. Tak ada teman lagi untuk berbagi. Kesepian. Sahabat-sahabat yang dulu membersamainya kini tak ada lagi. Disaat seperti itu, kehadiran seseorang untuk berbagi cerita nampaknya memang perlu teradakan untuk mengusir rasa sepi, raya sunyi sendiri. Dalam kondisi yang demikian, persahabatan adalah sebuah dunia yang indah.

Kisah lelaki tua itu, hanya sekelumit untuk mengantarkan kita membincang soal persahabatan lebih dalam lagi. Dimana, persahabatan adalah urusan sisi kemanusian, urusan jiwa, menelusup ruang-ruang personal dan psikologis manusia. Ia hadir dalam kerangka menjadikan dunia berprospek menjadi indah bagi yang bisa memaknainya.
PERSAHABATAN SUNGGUH MENGASIKAN.

Mengapa tiba-tiba saya ngomong soal persahabatan.

Tak ada motif spesial yang mendorong saya membincangkannya. Hanya saja, karena saya memandang soal persahabatan ini universal, umum adanya. Terasakan oleh siapa saja. Anak-anak, generasi muda, bahkan orang tua. Tidak seorang petani, tukang becak, pekerja kantor, pelajar, bahkan presiden sekalipun tentu pernah bersangkutan soal persahabatan ini. Tentu dengan kadar dan kesan yang berbeda-beda. Yang pasti persahabatan itu pasti akan hadir dalam hidup kita. Malang, orang yang hidup tanpa persahabatan.

Jujur, saya dulu juga pernah merasakan seperti yang dirasakan lelaki tua itu. Sepi, merasa sendiri. Tak ada tempat berbagi. Kini, kembali saya serasa diingatkan tentang hakikat dari sebuah persahabatan. Kalau lelaki tua itu, mungkin wajar karena memang sudah jarang sahabatnya yang hidup. Tapi, pasti beda dengan kita.

Masih banyak wajah-wajah hadir dalam hidup kita. Termasuk di dunia maya. Tengoklah, berapa jumlah kontak dalam situs facebook, friendster, blog atau multiply kita. APAKAH MEREKA BENAR-BENAR ADA? Benar-benar hadir. Ataukah, memang semata-mata hanya ada dalam kontak kita. Ada yang hakikatnya semu adanya. Ternyata, memang benar adanya, persahabatan itu bukan dihitung atas jumlah dan banyaknya kontak, tapi sejauh mana kualitasnya.Hari ini, kita sama-sama belajar tentang persahabatan. Prinsip terbaik, tentu kita ada, KITA HADIR tak hanya ketika seseorang senang, bahagia, punya jabatan, atau sedang berada dalam puncak. Namun, ketika seseorang sedang jatuh, sedang terpuruk, sedang butuh tempat berbagi untuk memberikan alternatif solusi atas problem hidupnya, kita pun hadir.
Begitulah, kesejatian dari persahabatan. Dari sini, kita lantas bisa belajar tentang apa yang dinamakan sosok oportunis. Yang terpikirkan melulu hanya bagaimana bisa merasakan kelebihan yang dipunya orang lain. Padahal, yang mulia, justru sejauh mana kita bisa membuat orang tersenyum dengan hadirnya kita.

Tanyakan dalam setiap hati kita, tentu akan menjawab jujur, kita termasuk yang mana…?

Memelihara Persahabatan



Quantcast
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya. Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian. Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya. Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah. Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain :
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Ketidaksetiaan.
Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan
oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.
Renungkan :
“Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari
seribu teman yang mementingkan diri sendiri “
“Dalam masa kejayaan, teman2 mengenal kita.
Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman2 kita”
Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan.
• Siapa yang berada di samping anda ??
• Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai??
• Siapa yang menjadi tameng untuk urusan rahasia Anda,
• diwaktu ada masalah dengan keluarga anda.??
• Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satupun
• yang dapat anda berikan ??
Merekalah sahabat – sahabat anda. Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.